Nama Jokowi memang sudah go international. Untuk kesekian kalinya, kiprahnya dibahas di media luar. Setelah BBC menyebut ‘Obamanya Jakata’, The Malay Mail‘ Butuh Jokowinya Malaysi’, The Hindu ‘Mana Jokowinya India?’, kemudian giliran The Star Malaysia yang mengulasnya lewat artikel berjudul ‘Lessons from Tanah Abang’ edisi 6 Agustus 2013.
Dalam ulasan tersebut, kolumnis ternama Karim Raslan menuliskan
“Blusukan yang dilakukan Jokowi tanpa pengawalan ketat membuatnya bisa
memecahkan masalah langsung ke lapangan. Dengan cara ini, seorang
pemimpin bisa memahami apa yang sebenarnya terjadi,” tulis Karim,
seperti dimuat The Star, Selasa (6/8/2013).
“Sebagai warga negara Malaysia yang baik, saya sarankan pemimpin kita
perlu ke Jakarta dan mencontoh apa yang Jokowi lakukan di sana. Kita
membutuhkan seorang pemimpin yang melakukan blusukan untuk mendengar dan
belajar,” jelas Karim.
Duta Besar Malaysia untuk Indonesia Datuk Syed Munshe Afdzaruddin
Syed Hassan juga menyebut Jokowi sebagai sosok yang penuh dengan gagasan
atau ide.
“Pak Jokowi memiliki sejumlah karakter yang menarik, terutama
sosoknya yang penuh dengan ide. Beliau memiliki banyak ide untuk
mengembangkan hubungan antara masyarakat Jakarta dan Kuala Lumpur,”
katanya beberapa waktu lalu saat berkunjung ke Jakarta.
Selain penuh dengan ide, Afdzaruddin juga menilai Jokowi sebagai
pribadi yang ramah, pandai serta tegas. Dia mengaku senang dapat bertemu
secara langsung. “Beliau itu orangnya ramah sekali, pandai dan juga
tegas. Saya senang sekali dapat bertemu dan berbincang secara langsung.
Beliau menyambut saya dengan baik,” ujar Afdzaruddin.
Menteri Industri dan Perdagangan Malaysia Datuk Seri Mustapa, pun
mengaku terang-terangan mengagumi gaya kerja Jokowi. Dia menulis dalam
sebuah artikel yang dimuat di Straits Times tentang inspirasi seorang
Jokowi. Artikelnya berjudul Jokowi’s work ethic is an inspiration.
Datuk Seri Mustapa mengaku pernah berdiskusi dengan Jokowi di
rumahnya di Kuala Lumpur. Saat itu Jokowi masih menjabat sebagai wali
kota Solo. Diskusi itu ditemani dengan secangkir teh dan kerupuk.
Datuk Seri Mustapa mengaku banyak bertukar pendapat tentang
pengalaman berpolitik dan birokrasi dengan Jokowi. Kehebatan Jokowi,
menurut dia adalah mengaplikasikan pengalaman sebagai enterpreneur di
bisnis mebel ke dalam perilaku saat menjabat sebagai wali kota Solo.
“Jokowi menekankan pentingnya masyarakat merasa diberdayakan, hanya
dengan cara itu mereka akan mendukung inisiatif pemerintah daerah,”
tulisnya.
Syed Nadzri Syed Harun, seorang kolumnis Malaysia, menulis tentang
kondisi negeri jiran dikaitkan dengan sepak terjang Jokowi. Tulisan Syed
Nadzri Syed Harun dilansir koran The Malay Mail beberapa waktu lalu.
Nadzri menegaskan buruknya kondisi Malaysia saat ini yang banyak
dipimpin oleh orang-orang yang lebih mementingkan urusan politik
ketimbang aksi nyata. “Kita butuh Jokowi di sini. Jokowi bahkan mau
masuk ke gorong-gorong dan mengunjungi daerah kumuh serta berbicara
dengan rakyat miskin tentang akses kesehatan dan pendidikan,” tulisnya.
Haris Zuan, kolumnis, juga menulis pendapatnya tentang perlunya
memunculkan tokoh seperti Jokowi di Malaysia. Dalam tulisan berbahasa
melayum dia menulis, Malaysia semestinya memerlukan ruang untuk
membolehkan pemain baru muncul.
“Mengapa politik Malaysia hari ini masih menampilkan banyak tokoh
daripada keturunan keluarga yang sama, baik kerajaan mahupun pembangkang
(oposisi)? Tanpa ruang dan budaya yang demokratik, kita pasti sukar
untuk menemukan Jokowi Malaysia,” tulis Haris Zuan.
Putri Anwar Ibrahim, politikus muslim terkemuka, Nurul Izzah, pun
pamer foto dirinya dengan Jokowi. Dia berfoto dengan Jokowi dan adik PM
Malaysia Najib Razak saat konser promosi Jakarta beberapa waktu
lalu.Dalam akun twitter-nya, Nurul Izzah me-retweet postingan kolumnis
Malaysia, Karim Raslan yang memposting foto Jokowi dengan tiga anggota
dinasti politik penting di Malaysia.
Mereka adalah Datuk Seri Nazir Razak, putra mantan Perdana Menteri
Tun Abdul Razak dan adik dari PM sekarang Najib Razak. Nazir Razak kini
adalah bankir ternama dari CIMB Group. Sosok kedua yaitu Nurul Izzah
Anwar, putri dari pemimpin oposisi Anwar Ibrahim yang juga anggota
parlemen Malaysia. Tokoh ketiga adalah Marina Mahathir, putri sulung
mantan Perdana Menteri Mahathir Muhammad. Mereka sangat senang bisa
berfoto dengan Jokowi. (Liputan6/Merdeka)
(sumber :http://laskarjokowi.com/2014/03/21/warga-dan-pejabat-malaysia-mengagumi-jokowi-mereka-menginginkan-pemimpin-yang-mau-blusukan/)
Kami Butuh Pemimpin seperti Jokowi -kata Warga Malaysia
Written By aLeyvanard on Rabu, 18 Juni 2014 | 20.57
Ditulis Oleh : aLeyvanard ~ARD'sidiTmi

Related articles
- Dulu Ragu,Kini Hasyim Muzadi Mantap Dukung Jokowi
- Sumbang Rp 318 Triliun untuk Negara dari Ekonomi Kreatif Ala Jokowi
- Tak Ada Pemimpin Sehebat Jokowi di Negeri Kami (kata Seorang warga Australia)
- Harta Kekayaan Jokowi?
- Jokowi Sulit “Dimistik” karena Jujur dan Selalu Berpikir Positif
- pendapat Suku Baduy tentang Sosok Jokowi
Blog, Updated at: 20.57
Pasang Taruhanmu Malam Ini Hanya Di www(dot)updatebetting(dot)co
BalasHapusUntuk Info Cara Daftar Silahkan Hubungi CS Kami Di Bawah Ini :
BBM 7ACD8560, Whatsapp (+855) 979542957, Line Updatebetting
AJOQQ menyediakan 8 permainan yang terdiri dari :
BalasHapusPoker,Domino99 ,BandarQ,BandarPoker,Capsa,AduQ,Sakong,Bandar66 ( NEW GAME )
Ayo segera bergabung bersama kami di AJOQQ :)
Bonus : Rollingan 0.3% dan Referral 20% :)
agen365 menyediakan game : sbobet, ibcbet, casino, togel dll
BalasHapusayo segera bergabung bersama kami di agen365*com
pin bbm :2B389877