Kami Butuh Pemimpin seperti Jokowi -kata Warga Malaysia

Written By aLeyvanard on Rabu, 18 Juni 2014 | 20.57

Nama Jokowi memang sudah go international. Untuk kesekian kalinya, kiprahnya dibahas di media luar. Setelah BBC menyebut ‘Obamanya Jakata’, The Malay Mail‘ Butuh Jokowinya Malaysi’, The Hindu ‘Mana Jokowinya India?’, kemudian giliran The Star Malaysia yang mengulasnya lewat artikel berjudul ‘Lessons from Tanah Abang’ edisi 6 Agustus 2013.
Dalam ulasan tersebut, kolumnis ternama Karim Raslan menuliskan “Blusukan yang dilakukan Jokowi tanpa pengawalan ketat membuatnya bisa memecahkan masalah langsung ke lapangan. Dengan cara ini, seorang pemimpin bisa memahami apa yang sebenarnya terjadi,” tulis Karim, seperti dimuat The Star, Selasa (6/8/2013).
“Sebagai warga negara Malaysia yang baik, saya sarankan pemimpin kita perlu ke Jakarta dan mencontoh apa yang Jokowi lakukan di sana. Kita membutuhkan seorang pemimpin yang melakukan blusukan untuk mendengar dan belajar,” jelas Karim.
Duta Besar Malaysia untuk Indonesia Datuk Syed Munshe Afdzaruddin Syed Hassan juga menyebut Jokowi sebagai sosok yang penuh dengan gagasan atau ide.
“Pak Jokowi memiliki sejumlah karakter yang menarik, terutama sosoknya yang penuh dengan ide. Beliau memiliki banyak ide untuk mengembangkan hubungan antara masyarakat Jakarta dan Kuala Lumpur,” katanya beberapa waktu lalu saat berkunjung ke Jakarta.
Selain penuh dengan ide, Afdzaruddin juga menilai Jokowi sebagai pribadi yang ramah, pandai serta tegas. Dia mengaku senang dapat bertemu secara langsung. “Beliau itu orangnya ramah sekali, pandai dan juga tegas. Saya senang sekali dapat bertemu dan berbincang secara langsung. Beliau menyambut saya dengan baik,” ujar Afdzaruddin.
Menteri Industri dan Perdagangan Malaysia Datuk Seri Mustapa, pun mengaku terang-terangan mengagumi gaya kerja Jokowi. Dia menulis dalam sebuah artikel yang dimuat di Straits Times tentang inspirasi seorang Jokowi. Artikelnya berjudul Jokowi’s work ethic is an inspiration.
Datuk Seri Mustapa mengaku pernah berdiskusi dengan Jokowi di rumahnya di Kuala Lumpur. Saat itu Jokowi masih menjabat sebagai wali kota Solo. Diskusi itu ditemani dengan secangkir teh dan kerupuk.
Datuk Seri Mustapa mengaku banyak bertukar pendapat tentang pengalaman berpolitik dan birokrasi dengan Jokowi. Kehebatan Jokowi, menurut dia adalah mengaplikasikan pengalaman sebagai enterpreneur di bisnis mebel ke dalam perilaku saat menjabat sebagai wali kota Solo. “Jokowi menekankan pentingnya masyarakat merasa diberdayakan, hanya dengan cara itu mereka akan mendukung inisiatif pemerintah daerah,” tulisnya.
Syed Nadzri Syed Harun, seorang kolumnis Malaysia, menulis tentang kondisi negeri jiran dikaitkan dengan sepak terjang Jokowi. Tulisan Syed Nadzri Syed Harun dilansir koran The Malay Mail beberapa waktu lalu.
Nadzri menegaskan buruknya kondisi Malaysia saat ini yang banyak dipimpin oleh orang-orang yang lebih mementingkan urusan politik ketimbang aksi nyata. “Kita butuh Jokowi di sini. Jokowi bahkan mau masuk ke gorong-gorong dan mengunjungi daerah kumuh serta berbicara dengan rakyat miskin tentang akses kesehatan dan pendidikan,” tulisnya.
Haris Zuan, kolumnis, juga menulis pendapatnya tentang perlunya memunculkan tokoh seperti Jokowi di Malaysia. Dalam tulisan berbahasa melayum dia menulis, Malaysia semestinya memerlukan ruang untuk membolehkan pemain baru muncul.
“Mengapa politik Malaysia hari ini masih menampilkan banyak tokoh daripada keturunan keluarga yang sama, baik kerajaan mahupun pembangkang (oposisi)? Tanpa ruang dan budaya yang demokratik, kita pasti sukar untuk menemukan Jokowi Malaysia,” tulis Haris Zuan.
Putri Anwar Ibrahim, politikus muslim terkemuka, Nurul Izzah, pun pamer foto dirinya dengan Jokowi. Dia berfoto dengan Jokowi dan adik PM Malaysia Najib Razak saat konser promosi Jakarta beberapa waktu lalu.Dalam akun twitter-nya, Nurul Izzah me-retweet postingan kolumnis Malaysia, Karim Raslan yang memposting foto Jokowi dengan tiga anggota dinasti politik penting di Malaysia.
Mereka adalah Datuk Seri Nazir Razak, putra mantan Perdana Menteri Tun Abdul Razak dan adik dari PM sekarang Najib Razak. Nazir Razak kini adalah bankir ternama dari CIMB Group. Sosok kedua yaitu Nurul Izzah Anwar, putri dari pemimpin oposisi Anwar Ibrahim yang juga anggota parlemen Malaysia. Tokoh ketiga adalah Marina Mahathir, putri sulung mantan Perdana Menteri Mahathir Muhammad. Mereka sangat senang bisa berfoto dengan Jokowi. (Liputan6/Merdeka)

(sumber :http://laskarjokowi.com/2014/03/21/warga-dan-pejabat-malaysia-mengagumi-jokowi-mereka-menginginkan-pemimpin-yang-mau-blusukan/)

Ditulis Oleh : aLeyvanard ~ARD'sidiTmi

Muh.Akram Anda sedang membaca artikel berjudul Kami Butuh Pemimpin seperti Jokowi -kata Warga Malaysia yang ditulis oleh ARD'sidiTmi yang berisi tentang : Dan Maaf, Anda tidak diperbolehkan mengcopy paste artikel ini.

Blog, Updated at: 20.57

3 komentar:

  1. Pasang Taruhanmu Malam Ini Hanya Di www(dot)updatebetting(dot)co
    Untuk Info Cara Daftar Silahkan Hubungi CS Kami Di Bawah Ini :
    BBM 7ACD8560, Whatsapp (+855) 979542957, Line Updatebetting

    BalasHapus
  2. AJOQQ menyediakan 8 permainan yang terdiri dari :
    Poker,Domino99 ,BandarQ,BandarPoker,Capsa,AduQ,Sakong,Bandar66 ( NEW GAME )
    Ayo segera bergabung bersama kami di AJOQQ :)
    Bonus : Rollingan 0.3% dan Referral 20% :)

    BalasHapus
  3. agen365 menyediakan game : sbobet, ibcbet, casino, togel dll
    ayo segera bergabung bersama kami di agen365*com
    pin bbm :2B389877

    BalasHapus

RANDOM POST

ARD'sidiTmi© 2014. All Rights Reserved.
SEOCIPS Areasatu